Pameranotomotif bertajuk PARJO (Pasar Jongkok Otomotif) diadakan hanya dua hari yakni Sabtu dan Minggu 2-3 Juli 2022 di area Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII Jakarta Timur. “Malah pernah, Bu, sebelum pandemi acaranya 3 hari Jumat sampai Minggu”, ucap seorang partisipan di sana.
Thursday February 15, 2018. Home » booth custom unitk, booth pameran jakarta, booth pameran tangerang, desain booth custom, harga booth custom, harga desain booth, harga sewa booth per m, kontraktor booth custom » BOOTH PAMERAN JAKARTA 081316140397
JAKARTA - Art Jakarta, platform seni terkemuka di Indonesia, menandai 10 tahun perjalanannya dalam Art Jakarta perhelatan satu dekade itu, Art Jakarta akan menampilkan dimensi baru seni Indonesia dan kolaborasi dengan pelaku seni lokal maupun internasional melalui pameran seni di mall, creative art performance, special project, creative art talk, dan kelas workshop Jakarta akan diselenggarakan pada tanggal 2-5 Agustus 2018 mendatang di Grand Ballroom, The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, ini, Art Jakarta akan diikuti oleh lebih dari 300 seniman dari 51 galeri dengan sekitar karya seni dipamerkan. Gil Schneider, Fair Consultant Art Jakarta, mengatakan, tahun 2018 merupakan tahun yang istimewa karena Art Jakarta merayakan 10 tahun perjalanannya mengadakan pameran berkelas dunia di Jakarta. Tahun ini melalui tema Celebrating the First Decade of ART JAKARTA, akan ada beragam konsep dan program yang menarik di Art Jakarta adalah ’10 for 10’ yaitu 10 instalasi dengan konsep museum show untuk 10 tahun Art Jakarta dari seniman terkemuka Kemal Ezedine, Yani Mariani, Agus Suwage, Syagini Ratnawulan, Bagus Pandega, Uji Hahan’ Handoko, Cinanti Astria Johansyah, Eddy Susanto, Heri Dono, dan Theresia Agustina Sitompul Tere. Selain itu, akan ada special performance dari flying balloons puppet dan beragam program menarik seperti Japan Art Now, Art Gram, Creative Art Class by Ganara Art Space di setiap harinya, dan masih banyak lagi."Berbagai karya dan penampilan seni di Art Jakarta dapat dinikmati oleh berbagai kalangan dengan beragam karakteristik. Ada yang mencari karya seni untuk dekor rumah, meningkatkan strata sosial agar dikategorikan lebih tinggi, namun ada pula para penikmat seni yang memiliki hobi mengoleksi karya seni seperti halnya mengoleksi perhiasan atau mobil Lirungan, Deputy Head of Committee Art Jakarta, mengungkapkan tahun ini telah mencapai satu dekade. Art Jakarta mempertemukan para pelaku seni, pemilik galeri seni dan pecinta seni dalam sebuah ajang seni kelas dunia. Art Jakarta memiliki beberapa misi, antara lain sebagai wadah edukasi, mengembangkan komunitas art, dan menjadikan Art Jakarta sebagai platform untuk seniman-seniman muda menjelaskan oertumbuhan industri seni dan minat masyarakat Indonesia terhadap karya seni kian meningkat dengan tingginya angka pengunjung baik dari para penikmat seni pemula hingga para kolektor di berbagai acara terkait seni, terutama di Art Jakarta. Art Jakarta telah menjadi acara tahunan yang dinanti banyak pihak, baik pelaku seni maupun penikmat seni."Sebagai gambaran, Art Jakarta 2017 lalu telah sukses menarik minat lebih dari pengunjung dan karya seni yang terjual mencapai 80%. Di tahun istimewa kali ini, Art Jakarta 2018 akan hadir dengan berbagai pengembangan, inovasi dan program-program pilihan,” ujar Ria Soedarjo, Head of Committee Art Jakarta, mengatakan, sejak pertama kali diselenggarakan di tahun 2009 oleh Majalah Harper's Bazaar Indonesia, acara ini terus berkembang menjadi festival seni rupa terbesar di Indonesia, yang diakui baik di tanah air maupun di dunia seni rupa dengan semangat untuk mengembangkan dan mempersembahkan pameran yang berstandar tinggi, Art Jakarta kembali berkolaborasi dengan Gil Schneider sebagai Fair Consultant untuk kedua kalinya. Pengalaman panjang di dunia art fair internasional tentu akan memberi nilai tambah yang signifikan untuk Art Koswara, Deputy Head of Committee Art Jakarta, menjelaskan, karya seni dapat bernilai tinggi karena memiliki sisi ekonomis yang cenderung bertambah seiring berjalannya waktu. Selain bernilai ekonomis, karya seni juga merupakan investasi pendidikan berupa menanamkan nilai positif pada generasi muda seperti apresiasi terhadap kreativitas, keindahan, perpaduan warna, atau kecintaan terhadap alam. Namun, memilih karya seni sebagai sumber investasi di Indonesia masih memiliki tantangan karena minimnya pemahaman sejarah seni dan harga yang tidak ada sinilah peran kurator, pemilik galeri, kritikus, hingga pengamat seni sangat penting dalam penentuan nilai suatu karya seni dan Art Jakarta menjadi salah satu platform yang mampu menghadirkan semua pihak tersebut untuk meningkatkan apresiasi dan nilai terhadap suatu karya seni.”Dedy Koswara menambahkan, untuk dapat menikmati karya seni di Art Jakarta 2018 secara maksimal, disarankan pengunjung untuk mengikuti tips-tips seperti menitipkan barang bawaan, memperhatikan garis pembatas dan tidak menyentuh karya seni, batasi mengambil foto dan tidak menggunakan flash, selalu mengawasi jika membawa anak kecil, hargai pengunjung lain yang sedang mengantri menikmati seni, dan jangan lupa membeli suvenir resmi Art Jakarta 2018 sebagai bisa masuk dalam pameran ini akan dikenakan HTM Rp jadwal pameran di Hari Jumat 3 Agustus 2018 pukul Sabtu 4 Agustus 2018 pukul – dan Minggu 5 Agustus 2018 pukul – berharap dengan hadirnya Art Jakarta di tahun ke-10nya ini dapat meningkatkan apresiasi dan minat terhadap karya seni,” tutup Ria Lirungan. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
IndoDefence 2018 . KEMENTERIAN Pertahanan (Kemhan) akan kembali menggelar pameran Indo Defence pada 2-5 November. Ajang yang sudah diselenggarakan dari 2004 itu sempat vakum lantaran terhalang pandemi covid-19. “Kebetulan di Indonesia satu-satunya pameran terkait militer hanya Indo Defence,” ungkap Lisa di Gedung Kemhan, Jakarta
- Ikatan Penerbit Indonesia IKAPI, didukung oleh Badan Kreatif Indonesia Bekraf, kembali menggelar Indonesia International Book Fair IIBF 2018 di Jakarta Convention Center JCC, mulai tanggal 12 sampai 16 September 2018. Pameran buku bertaraf internasional ini diikuti oleh puluhan penerbit dari 17 tema “Creative Work Towards the Culture of Literacy,” IIBF 2018 diharapkan dapat menjadi market hub perbukuan internasional untuk para penerbit yang ingin melebarkan sayap bisnis dengan menyasar pangsa pasar global. “Saat ini, di tingkat global, banyak yang ingin tahu Indonesia dan sangat antusias hadir di sini. Apalagi setelah Indonesia menjadi Tamu Kehormatan di Frankfurt Book Fair 2015,” kata Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia IKAPI Rosidayati Rozalina, berdasarkan rilis yang diterima Tirto, Senin 10/9/2018.Tantangannya, lanjut Ida, adalah bagaimana pemerintah dapat memfasilitasi program-program yang dapat meningkatkan industri perbukuan di tingkat global, antara lain melalui penyelenggaraan pameran tingkat dunia seperti IIBF adanya potensi besar di industri ini, Bekraf sejak dua tahun terakhir hadir memberikan dukungan penuh untuk penyelenggaraan IIBF. Wakil Ketua Bekraf, Ricky Joseph Pesik, mengungkapkan keterlibatan Bekraf sejalan dengan tugas lembaga ini dalam memfasilitasi dan mendukung para pelaku untuk mengakselerasi pertumbuhan. “Kita semua maklum bahwa penerbitan adalah salah satu bagian dari industri kreatif,” ungkap lanjut, Ricky menekankan peran IKAPI dalam membangun platform-platform yang dapat dimanfaatkan oleh industri dan pembuat konten agar menjadi pemenang di pasar global, antara lain dengan memberikan ruang seperti IIBF, sehingga mereka dapat melakukan ekspansi dan menjangkau pasar luar negeri.“Pameran IIBF sudah dirintis sejak lama oleh IKAPI. Ini akan dikembangkan menjadi platform yg lebih besar agar reputasinya semakin baik di dunia, sehingga Indonesia diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan penerbitan. Diharapkan Indonesia semakin hari semakin dilihat dunia sebagai sumber literatur,” tutur yakin industri perbukuan dapat mendongkrak nilai ekonomi industri-industri kreatif lainnya. “Buku terbukti punya dampak yang paling besar untuk industri kreatif lain seperti film, musik dan pariwisata. Apalagi data BPS terbaru menyebutkan perbukuan merupakan subsektor kreatif yang lumayan besar,” yang berpartisipasi dalam pameran ini adalah Indonesia, Arab Saudi, Australia, Inggris, Cina, Maroko, India, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Turki, Singapura, Uni Emirat Arab, Thailand, Tunisia. Kedutaan besar dan penerbit dari luar negeri akan menempati areal Plennary Hall, sedangkan penerbit dan peserta pameran lain akan menempati Cendrawasih Room dan areal luar di depan Plennary tahun ke-37 penyelenggaraannya, IKAPI menargetkan sedikitnya 120 ribu pengunjung datang ke pameran yang dibuka gratis untuk umum ini. Lebih dari 100 acara dengan tema literasi, pendidikan dan kebudayaan siap memeriahkan perhelatan IIBF 2018, mulai dari lomba untuk sekolah, wisata literasi untuk para pelajar, seminar, talkshow, peluncuran buku, Indonesia Right Fair, Bursa Naskah, dan temu yang digelar bergantian selama pameran itu diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi pengunjung. Selain itu, setiap pengunjung yang datang ke pameran bisa membeli buku dengan harga supermurah dengan diskon mulai dari 50 sampai 80 persen di Zona Kalap. Mereka juga berkesempatan memenangkan paket Grand Prizes Haji Kerajaan Arab Saudi yang diundi setiap hari oleh Kedutaan Besar Arab juga Mereka Mencintai Buku, Mereka Menjadi Booktuber Presiden Gratiskan Pengiriman Buku untuk Pegiat Literasi - Sosial Budaya Penulis Yantina DeboraEditor Yantina Debora
Jakarta BERITA UIN Online— UIN Jakarta membuka stan informasi perkuliahan dalam pameran dan pelatihan terbesar nasional ‘Indonesia International. Green Campus; Informasi Publik; UIN Jakarta Buka Stan di Pameran
Art Jakarta 2017 Foto Instagram artjakartaHadir sejak 2009, Art Jakarta selalu menjadi pameran seni paling dinanti oleh para penikmat karya seni di Indonesia. Tahun ini, tepat satu dekade Art Jakarta hadir menjadi perantara antara pelaku, penikmat, dan kolektor perayaan yang ke-10 ini, Art Jakarta akan menyuguhkan hal-hal baru dan istimewa dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Mulai dari pameran seni, creative art performance, creative art talk, workshop seni, dan Jakarta 2018 akan berlangsung mulai Kamis, 2 Agustus - Minggu, 5 Agustus 2018 mendatang yang akan dihelat di Grand Ballroom, The Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta Pusat.“Kami ingin menjadikan Jakarta sebagai setidaknya, salah satu tujuan seni yang dibanggakan, karena punya art fair seperti kota-kota lainnya di dunia,” papar Ria Lirungan, Deputy Head of Committee Art Jakarta saat ditemui kumparanSTYLE di The Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta Pusat, Kamis 12/7.Press Conference Art Jakarta 2018 Foto Gina Yustika Dimara/kumparanBukan sekadar pameran seni, Art Jakarta juga menjadi wadah untuk mengedukasi para pengunjung sehingga seni rupa dapat terasa lebih dekat dan bisa dijangkau. Ini juga menjadi ajang untuk mempertemukan para pelaku seni, pemilik galeri seni, dan pecinta seni dalam sebuah pameran seni kelas dunia.“Dengan perkembangan teknologi, sekarang semakin banyak orang yang mengapresiasi karya seni dan tidak susah lagi untuk mendatangkan mereka,” tambah dari Art Jakarta ini adalah hadirnya sebuah tema bertajuk ’10 for 10’, yaitu pameran 10 instalasi seni dengan konsep museum show yang dihadirkan oleh 10 seniman terkemuka Indonesia. Mulai dari Kemal Ezedine, Yani Mariani, Agus Suwage, Syagini Ratnawulan, Bagus Pandega, Hahan, Chinati Juhansyah, Eddie Sutanto, Heri Dono, dan Jakarta 2017 Foto Fanny Kusumawardhani/kumparan“Angka 10 ini menandakan 10 tahun hadirnya Art Jakarta. Semuanya akan mengelaborasikan karya seni dengan thematic theme satu dekade Art Jakarta,” papar Rifky Effendy, Creative Director Art itu, akan hadir juga 10 seniman asal Jepang, sehingga penikmat seni dapat melihat bagaimana para seniman-seniman tersebut berkarya lewat 'Japan Art Now'.Tak kalah menarik, para pengunjung juga bisa menyaksikan penampilan spesial dari Flying Baloons Puppet dari Yogyakarta, dan Pasar Purnama oleh Sasikirana asal Bandung. Charity event di Art Jakarta pun tak boleh dilewatkan melalui acara charity auction dari seniman-seniman Jakarta 2017 Foto Fanny Kusumawardhani/kumparanIni juga menjadi ajang BEKRAF untuk semakin memberikan exposure’ kepada seniman-seniman yang ada di daerah. Lewat programnya yang bertajuk Art Unlimited’, BEKRAF akan mengkurasi karya seni dengan bergerak ke daerah-daerah seperti Sumatra, Kalimantan, dan lainnya, untuk semakin menangkap kearifan lokal.“Kita harus bisa semangat, dalam setahun dua tahun, Indonesia harus menjadi destinasi seni terkuat di Asia. Jadi kita bukan hanya pewaris kebudayaan, tapi konstruksi terpenting dalam kesenian dunia ini,” tutup Irawan Karseno, Ketua Dewan Kesenian Art Jakarta 2018 dapat menikmati karya seni oleh lebih dari 300 seniman lokal maupun internasional dan 51 galeri seni dengan menyiapkan kocek sebesar Rp 50 ribu di Agustus mendatang. Kita nantikan saja, ya!
Jakarta— Pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 yang akan digelar pada 22—31 Juli mendatang rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo karena termasuk ke dalam agenda Presidensi G20. Rudi MF, Project Manager PEVS 2022 mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat undangan resmi kepada Presiden Jokowi. Presiden
Art Jakarta 2018 - Photo Sari Novita Jakarta 2018 telah selesai digelar pada tanggal 2 – 5 Agustus 2018, Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta. Pameran seni rupa yang diadakan sekaligus memeriahkan ulang tahun Art Jakarta ke-10, terdapat konsep “10 for 10” 10 instalasi museum show diprakarsai oleh BEKRAF untuk 10 tahun Art Jakarta. Sekitar 1000 karya seni rupa melibatkan 300 seniman lokal dan luar negeri, dan ditampilkan di area seluas m2. Namun, apakah pameran seni rupa terbesar ini mempunyai greget di mata penikmat, kolektor, dan pelaku seni yang menyaksikan Art Jakarta 2018?Saat masuk ruang pameran, pengunjung akan melihat tiga karya seniman muda “Masterpiece Retrofridge” handmade dari tangan Indra Dodi, Naufal Abshar, dan Darbotz. Ketiga lemari pendingin ini cukup kreatif memadukan seni dan era modern. Indra Dodi memvisualisasikan karyanya dengan sungai dan huruf-huruf puisi yang mengantarkan manusia untuk bermain-main. Bagi saya sendiri, sebuah pameran maupun pertunjukan seni dan sastra merupakan “tempat bermain” yang merupakan medium refleksi. Sedangkan Darbotz, karyanya terinspirasi dari jalanan dan Naufal lebih mengeksplorasi perihal humor dan batasannya.“Masterpiece Retrofridge” karya Naufal Abshar, Indra Dodi, dan Darbotz – Photo Sari NovitaMasuk ke ruang lebih dalam, di sinilah baru terasa pagelaran seni rupa 2 dan 3 dimensi yang bisa menjadi barometer pameran seni rupa di Indonesia. Art Jakarta memang tidak menampilkan seniman asal Indonesia saja, tidak sedikit artist luar negeri turut serta dalam pameran ini. Sebab, pameran ini merupakan ajang yang mempertemukan seniman dengan buyer atau kolektor lokal dan non-lokal. Menariknya, dari 51 galeri, rata-rata berlokasi di luar negeri dan mereka pun menggaet seniman Indonesia. Memang bukan hal baru orang-orang luar negeri yang banyak jatuh hati pada seniman Indonesia, yang kemudian membantu perkembangan berseni serta menjual karyanya. Sepertinya, situasi ini bukan “rahasia umum”.Keberadaan BEKRAF banyak diharapkan para pelaku kreatif di Nusantara. Triawan Munaf pun menyampaikan,“Semoga BEKRAF akan terus ada agar kesenian Indonesia berkembang. Di semua sektor ekonomi kreatif telah memberikan 1000 trilyun rupiah pendapatan bagi negara dari data bulan Juli 2018.”Triawan Munaf dan Tamu Undangan Art Jakarta 2018 – Photo apa Bekraf telah menjangkau pelaku ekomoni kreatif di Nusantara, saya sendiri hanya sedikit memantau program-program atau project yang sudah di-support badan ini. Pastinya angka tersebut bisa dikatakan mengembirakan, ada optimisme yang terbit. Meskipun masih banyak program seni dan budaya yang belum tersentuh BEKRAF, malah tidak sedikit yang “ditangkap” oleh badan asing. Perihal ini saya tidak menyalahkan, saya membayangkan ratusan proposal yang masuk ke tangan BEKRAF setiap begitu juga yang terjadi dengan para kurator Art Jakarta 2018. Bicara greget atau tidaknya pameran terbesar ini, memang tidak bisa dipandang sebagian kelompok orang saja. Bisa dilihat, apakah pengunjung yang datang memiliki wawasan luas terhadap seni, termasuk seberapa sering melihat karya seni yang bertebaran di mana-mana. Di pameran inilah proses edukasi terjadi, yang menambah wawasan pada otak, rasa, dan Hidayat – Art Jakarta 2018 – Photo tiga kali memutari area pameran yang luas itu. Secara pribadi melihat karya-karya 2 dan 3 dimensi yang ditampilkan cukup keren, bukan “wow, keren”. Namun ada karya yang membuat saya memandang lama bahkan saking terhanyutnya, saya lupa mengabadikannya. Sampai saat menuliskan artikel ini, karya post modern ekspresionisme “Dancers Parade” yang ditumpahkan Hidayat Dunia Art Gallery masih berdenyut di jantung emosional yang mengebu-ngebu dan energi yang dituangkannya sangat terasa pada bentuk, goresan, dan ruangnya, seolah semua itu menari dan berirama. Proses pengerjaan karya tersebut tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 5 jam. Tapi diakui Hidayat, ia mengalami proses perenungan yang panjang sebelum mengerjakan karyanya itu.“Ketika melihat penari yang membuat hati bergetar, saya berpikir apa yang membuatnya bergetar. Bukan wajah cantik dan gerak tubuh yang gemulai tapi esensinya yang harus karya ini, saya mengejawantahkan penari ke dalam lukisan. Bagi saya, penari tari kipas itu kompak, united, dan bikin terharu. Saya ingin orang dapat merasakan emosional itu dan melihat itulah ciri khas karya saya,” ucap Hidayat. Menurut saya karya Hidayatlah yang paling greget. Barangkali, karena terkoneksi dengan masa lalu—saya pernah menjadi penari Bali dan diajarkan makna setiap tarian yang akan dibawakan—dan setiap gerak mempunyai arti yang berbeda, sama halnya dengan tarian Nusantara lainnya. Tapi, saya sering melihat lukisan penari Bali dan jarang sekali merasakan koneksi yang cepat seperti karya Hidayat ini. Ada gempita, ada keliaran yang setia, dan ada cinta di lukisan Samani – Art Jakarta 2018 – Photo koneksi, ada sebuah karya lukisan yang jika pertama kali melihat terasa biasa saja, tapi jika lama dipandang, ada sebuah jiwa yang bergerak di sana. Nidhi Samani, pelukis asal India, beberapa kali datang ke Bali. Suatu hari, ia merasakan koneksi, menemukan pegunungan yang berbicara dengan inner voices-nya. Pengalaman spiritualnya ini membuat ia menemukan dirinya, kemudian ia tuangkan ke dalam lukisan kontemporernya. Dan, saya merasakan pengalamannya tiga dimensi yang membuat saya langsung menoleh ke arahnya ialah sebuah patung kayu jati “Wild Legend” karya Lugas Syllabus. Selintas terlihat setengah badan kuda yang memiliki wajah cermin. Namun jika diperhatikan, tidak hanya hewan kuda yang terpahat di karyanya. Tapi ada ular, singa, belalang, dan burung yang ternyata semua itu metafora dan merupakan Lugas semua hewan itu mencerminkan, menganalisis, merenungkan, dan membandingkan arketipe diri kita sendiri. Patung dan cermin dengan frame kayu yang terpajang di dinding memberi makna tentang pengejaran untuk kekuatan, kerja sama, dan keterhubungan. Bagi saya karyanya ini sangat menarik, sebab ada refleksi yang dirasakan tidak dalam waktu sekejap.“Canang Gebokan Bunga” karya Sugantika – Art Jakarta 2018 – Photo dua karya tiga dimensi yang menarik, pertama Canang Gebokan Bunga karya Sugantika, yang jika dipandang dari jauh tidak seperti canang. Namun, bila didekati akan terlihat lipatan-lipatan yang mempresentasikan dedaunan, sedangkan warnanya merupakan ragam bunga yang selalu disajikan umat Hindu di Gebokan Bunga merupakan prosesi ritual bermakna rasa syukur yang dipersembahkan untuk alam semesta. Menariknya ritual ini diaplikasikan ke dalam bentuk seni, ketika orang banyak melihatnya akan menjadi seni budaya. Sugantika tidak sendiri mengerjakan karyanya ini, ia dibantu oleh Ibunya yang setiap harinya membuat canang. Ada keindahan yang ternyata hasil harmonisasi hubungan antara Ibu dan anaknya.“Nada-nada Kehidupan” karya Rinaldy Yunardi – Art Jakarta 2018 – Photo kedua karya Rinaldy Yunardi dengan “Nada-nada Kehidupan”. Di bidang bridal accessories, nama Rinaldy Yunardi memang tidak asing lagi, bahkan artis dunia seperti Madonna dan Ariana Grande pernah memakai karyanya. Dari sekian karyanya yang ditampilkan di Art Jakarta 2018, hanya wanita dan not-not musiknyalah yang bikin saya tersenyum, tentu saya terkoneksi. Karya-karya lainnya sangat berbau “pengantin”, tapi Nada-nada Kehidupan punya perbedaan. Ada “syalala” dan ada frekuensi rendah kehidupan di Affandi – Art Jakarta 2018 – Photo karya yang dipajang di Art Jakarta 2018, saya menemukan 3 pelukis legendaris yang bikin hati tambah bahagia, yaitu karya lukisan Basoeki Abdullah, Affandi, dan S. Sudjojono. Sejak kecil sampai dewasa, saya selalu jatuh cinta menikmati karya-karya Affandi dan Basoeki greget atau tidak, beberapa pelukis yang saya temui di pameran Art Jakarat 2018 bilang, “Kreasi seni rupa yang cepat terkoneksi dengan penikmatnya merupakan karya yang greget atau bagus.” Proses berkarya seorang seniman juga menjadi penilaian. Bagi saya, greget atau tidak suatu karya, tergantung dari kacamata pemiliknya yang melihat karya seni, apakah ia seorang ahli seni rupa atau seniman, atau malah seorang yang punya wawasan biasa-biasa Jakarta – Photo karya yang masih terngiang-ngiang sampai sekarang adalah karya S. P. Hidayat. Pada karya tiga dimensi pameran Art Jakarta belum ada yang membuat saya seperti berada di taman bermain yang mengasyikan. Pendapat saya tentu berbeda dengan pengunjung lain. Setidaknya, saya menemukan Lugas dan portalnya. Saya juga melihat rata-rata, ada senyuman di wajah pengunjung dan mata yang berseri-seri.“Don’t take what is there on surface only. Behind all this just me with my gloom. Don’t find out just the meaning of what is depicted, try to interpret what the images allude to,” ~ Sekilas Art Jakarta 2018Karya Seniman Muda Yogyakarta. Hewan-hewan dalam lukisannya merupakan zodiak. Lukisan di atas menceritakan orang-orang yang ditemuinya saat workshop beberapa tahun lalu, kepribadian mereka digambarkan melalui zodiak dalam lukisannya.“Ekspetasi adalah akar dari seluruh sakit kepala”Karya Arend Alfiyanto – Art Jakarta 2018Photo Contradiction” ~ Ruth MarbunMaterial watarcolour, acrylic, charcoal, embroidery, ink, and textiles.“Cebolang Minggat” Karya Enka N. Komariah. Salah satu kolektor seni – Art Jakarta 2018 – Photo Sri Pramono – Art Jakarta 2018 – Photo
BerbagiPengetahuan di Indofest 2018. Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia Outdoor Festival atau Indofest 2018 resmi digelar mulai hari ini, Kamis (3/5) hingga Minggu (6/5). Ada yang Beda dari Indofest 2018. Jakarta - Pameran barang outdoor Indofest akan diselenggarakan awal Mei mendatang. Kira-kira apa yang bikin beda dari tahun sebelumnya
Ajang pameran dan hiburan Jakarta Fair 2018 akan digelar dalam waktu dekat. Event yang berlokasi di JIExpo Kemayoran tersebut rencananya akan diselenggarakan antara 23 Mei hingga 1 Juli. Selama 40 hari, pengunjung berkesempatan untuk berbelanja dengan harga spesial, plus menikmati konser musik dari band/artis top di Indonesia. Jakarta Fair 2018 digelar bertepatan dengan libur sekolah, bulan suci Ramadhan, dan libur Hari Raya Idul Fitri. Bagi para traveler yang enggan pergi terlalu jauh, event ini bisa dimanfaatkan untuk mencari hiburan tanpa berpotensi merusak puasa. Lantas bagaimana keseruannya? Simak penuturan kontributor Travelingyuk, Ariyanti Dwi Kumalasari berikut ini. Mengisi Waktu Ngabuburit Wahana rumah hantu via Instagram jakartafairidNgabuburit merupakan istilah trendi di kalangan umat muslim untuk menyebut kegiatan menunggu waktu berbuka puasa. Dalam event Jakarta Fair 2018, pengunjung bisa mengisi waktu ngabuburit sambil berbelanja barang-barang persiapan Lebaran. Berbagai jenis produk mulai dari fashion, aksesoris, gadget, otomotif, kue lebaran, alat-alat kesehatan, furniture hingga produk etnik unggulan hasil UKM tersedia dalam event pameran terbesar tersebut. Ada juga berbagai wahana seru seperti rumah hantu, 9DVR, dan trampolin, yang tak boleh dilewatkan. Area belanja di Jakarta Fair via Instagram jakartafairidBagi yang mengajak anak-anak ngabuburit juga tidak perlu khawatir. Jakarta Fair 2018 dirancang sedemikian rupa sehingga aman dan nyaman untuk pengunjung cilik. Ada beragam wahana hiburan dan area bermain indoor serta outdoor. Selain itu juga ada banyak jajanan yang pasti disukai anak-anak. Berbuka Puasa Kuliner di Jakarta Fair via Instagram adityaaraka_Setelah puas berbelanja dan mencoba berbagai wahana seru, pengunjung bisa mampir ke stand foodcourt di Hall E dan Hall D JIExpo Kemayoran. Gerai di Hall E menyediakan berbagai macam makanan dan minuman seperti bakso, martabak, bakpia, thai tea, dan lain sebagainya. Sementara di Hall D terdapat ragam kuliner meliputi ayam geprek, masakan padang, bakmi, roti, hingga aneka sajian khas Taiwan dan Jepang. Bagi yang ingin merasakan sensasi wisata kuliner khas Bali, Jakarta Fair menyediakan Arena Kuliner Nusantara Khas Bali di belakang Hall D2 Gambir Expo. Interior didesain sedemikian rupa, membuat pengunjung seolah sedang berada di Pulau Dewata. Kuliner yang tersedia juga beragam, meliputi Bebek Bali, Nasi Pedas Bali, Nasi Matah, Sate Lilit Bali, dan masih banyak lagi. Selama Ramadan, panitia Jakarta Fair juga membagikan takjil gratis kepada para pengunjung. Selain itu tak perlu khawatir bakal melewatkan ibadah sholat wajib dan tarawih. Panitia acara sudah mengantisipasi dengan menyiapkan mushalla di berbagai titik area/hall. Libur Lebaran Barongsai tonggak via Instagram modelliondanceleaderJakarta Fair juga bisa dijadikan alternatif menghabiskan waktu selama libur Lebaran. Bakal ada atraksi Barongsai Tonggak yang sangat menghibur. Selain itu jangan lewatkan aksi Golden Boys Cabaret Show, di mana para penampil akan berpakaian dan berdandan layaknya wanita. Sangat kocak dan menghibur. Konser di Jakarta Fair via Instagram thegansofficialSelama libur Hari Raya Idul Fitri juga bakal ada serangkaian konser musisi kenamaan tanah air, seperti RAN, Sheila On 7, Maliq & D’Essentials, Slank, Endank Soekamti, dan masih banyak lagi. Terakhir, panitia juga bakal menyiapkan gelaran Dunia Pesta Bola. Masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya akan mendapat kesempatan menyaksikan seluruh siaran langsung pertandingan Piala Dunia 2018. Event ini juga akan dimeriahkan beragam penampilan lain seperti cosplay dan kabaret. Itulah tadi sejumlah keseruan yang sudah menanti di Jakarta Fair 2018. Bagaimana, sudah ada rencana mengunjungi salah satu pameran terbesar di Indonesia ini? Advertisement Tags Jakarta Wisata
Лиկուж οктоп вруլοйы
Иմовс χафጫфιր еπጺνыкра
Σ пс
Шሤվиζ ուпሉ
Чοхоጹы щοвсуውал
Хοдቷшеሤυ сн
Окխкли υномε
ሑоጡጷлωδቄ քθኯըп ዴζ слунаዋօща
Доснև մ ኙκፈτоςоվ
Pengunjungmelihat pameran keramik di JHCC, Jakarta, Kamis (15/3/2018). Beragam keramik dipamerkan. MENU. detikcom Pameran ini digelar dari 15-18 Maret 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Acara itu memamerkan
Jakarta Reed Panorama Exhibitions resmi dibuka dengan menghadirkan tiga pameran dalam satu kegiatan, yakni Keramika 2018, Megabuild Indonesia 2018, dan Security, Safety & Facility Managemen Expo Indonesia. Pameran inipun menghadirkan ratusan pelaku usaha di bidang bahan bangunan, arsitektus, desain interior, keramik, dan sistem keamanan. Diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 15-18 Maret 2018, pameran ini dibuka oleh Menteri Perindustrian Bapak Airlangga Hartanto. Ketiga pameran ini diikuti oleh lebih dari 500 brand dengan lebih dari 1000 produk pilihan yang mencakup kelengkapan ragam bahan bangunan, solusi desain, serta etalase teknologi dan sistem terbaru. Masing-masing pameran berperan untuk mendorong industri bahan bangunan dan konstruksi yang terus berkembang pesat. Steven Chwee selaku General Manager Reed Panorama Exhibitions mengatakan ketiga pameran ini berfokus pada bangunan yang aman dan pintar, menitikberatkan struktur desain yang fungsional dan berestetika tinggi. "Kami meyakini Keramika 2018, Megabuild Indonesia 2018, dan SSF Expo Indonesia dapat membawa nuansa baru dan solusi bagi seluruh pemangku kepentingan dari masing-masing industri. Pameran ini merupakan ajang yang tepat untuk memperkenalkan produk, memberikan solusi serta menjalin kerjasama antara seluruh pelaku usaha," ujar menggunakan media ubin dan cat minyak untuk membuat sebuah karya lukis.
Pengunjung melihat busana batik pada Pameran Crafina di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (14/10). Pameran tersebut menampilkan produk hasil kerajinan Indonesia dan mancanegara yang mengusung tema 'Natural Resource to
Sekumpulan karya Alexander Thian di booth ISA Art AdvisoryTahun 2018 menandai sepuluh tahun kehadiran Art Jakarta dalam industri seni rupa Indonesia. Beragam galeri baik domestik maupun internasional turut ikut serta dalam menampilkan karya-karya seni rupa terpilih. Berlangsung dari 2 hingga 5 Agustus 2018 di grand ballroom The Ritz-Carlton, Pacific Place, Art Jakarta 2018 menyambut kedatangan para penggiat seni khusus untuk merayakan sepuluh tahun kehadiran Art Jakarta dengan menghadirkan 10 for 10 yang menampilkan sepuluh instalasi oleh sepuluh seniman terkemuka di secara resmi dibuka pada 2 Agustus 2018 dengan sambutan oleh Maulana Indraguna Sutowo selaku Chief Executive Officer MRA, Paramita Soedarjo sebagai Head of Committee Art Jakarta 2018, serta Triawan Munaf selaku Ketua Badan Ekonomi Kreatif Indonesia BEKRAF.Josua Simanjuntak, Triawan Munaf, Soetikno Soedarjo, Paramitha Soedarjo, dan Maulana Indraguna SutowoHal apa saja yang patut disimak dari perhelatan seni rupa terbesar Art Jakarta 2018 tahun ini? Berikut berita hadir bersama booth bertajuk Art Unlimited yang menghadirkan beragam karya seni kontemporer oleh insan kreatif muda Indonesia. Sotheby’s menghadirkan dua puluh bespoke piece oleh desainer Rinaldy A. Yunardi yang identik dengan ornamen indah serta ikonis. Seniman Auguste Soesastro turut menghadirkan karya lukisan bertajuk Return to Me dalam sesi special programme Art Jakarta 2018. Galeri asal Singapura, Gajah Gallery menampilkan serangkaian karya menarik para seniman Indonesia seperti Yunizar, Ashley Bickerton, Erizal As, dan masih banyak Scooter Nocturne oleh Ashley BickertonKarya seniman asal Kolumbia, Fernando Botero, dipamerkan secara eksklusif oleh Galeria El Museo di Art Jakarta 2018, seperti Horse with Bridle dan Maternity 2016.Viro menghadirkan pop up restaurant bertajuk The Green House by Maggie Jones. Menggunakan material eco faux andalannya, Viro bekerjasama dengan Kezia Karin Studio dan Larch Studio dalam menghadirkan restoran nan eksotis selama pameran Art Jakarta 2018 terakhir Art Jakarta 2018 ditutup dengan dilelangnya sejumlah karya berupa karpet yang bekerjasama dengan Mohoi dan Yayasan Mitra Museum Jakarta YMMJ. Selain itu, Modena juga ikut serta dalam pelelangan ini dengan koleksi Masterpiece Retrofridge guna untuk Yayasan DoctorSHARE. Demikian juga dengan Yayasan Jantung Indonesia berkolaborasi dengan Zen Tableware dalam penjualan porcelain dining set edisi khusus guna pengumpulan dana sejumlah karya seni yang didukung oleh Mohoi untuk Yayasan Mitra Museum Jakarta YMMJYayasan Jantung Indonesia bekerjasama dengan Zen Tableware dalam penggalangan dana kemanusiaanModena dengan koleksi Masterpiece Retrofridge untuk lelang di Art Jakarta 2018Simak terus beragam artikel inspirasi desain dan travelling lainnya di akun instagram dan website CASA dok. MRA Media.
ADV] BANYU BIRU VILLAGE, Hunian Modern di Sepatan Tangerang [ADV] Startup Bussiness Millenial Hello Spring Wave Market [ADV] Evoshave Giveaway Pameran. Pameran. Nothing subcategory. Event Pameran: Kemang BBQ Party Ngabuburit Edition The First indoor Campground in Jakarta; Talkshow. Talkshow. Nothing subcategory. Event Talkshow: Women
Pameran seni Art Jakarta 2018 memasuki gelarannya yang ke-10 tahun ini. Berlangsung sejak 2009 oleh majalah Harper's Bazaar Indonesia, pameran seni rupa ini bakal digelar lagi di The Grand Ballroom The Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta pada 2-5 Agustus 2018 mendatang dengan sejumlah pengembangan dan inovasi. "Di tahunnya yang ke-10, Art Jakarta melalui banyak perkembangan, dan tahun ini kita rayakan dengan sejumlah program khusus," ujar Ria Lirungan, Deputy Head of Committee Art Jakarta, dalam pertemuan dengan media, di Ritz-Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta, pada Kamis 12/7. Dalam pertemuan dengan media tersebut turut dihadiri Paramitha Soedarjo selaku Head of Committe Art Jakarta, Vivi Yip dari Vivi Yip Art Room, Markus Chandra Barata dari Pacific Place, kurator Rifky Effendy, fair consultant Gil Schneider dan Irawan Karseno dari Bekraf. Di antara programnya itu, berikut 10 yang menjadi highlight yang sayang untuk dilewatkan1. Mall ArtBekerjasama dengan Pacific Place Jakarta, pameran seni rupa publik ini akan menghiasi lobi utama dengan seniman Faizal Habibi yang didapuk sebagai pembuat karyanya. 2. Art ClassTerdapat sejumlah kelas seni atau workshop di gelaran Art Jakarta 2018. Salah satunya Creative Art Class yang digawangi Ganara Art Space, dan terbuka untuk segala usia, dari anak-anak hingga dewasa. 3. Creative TalkPembicaraan seputar dunia kreatif, di antaranya mengusung tema Bagaimana tren dunia seni Korea saat ini?, Bagaimana mengoleksi Art Photography?, Seni dalam komposisi musik, Seni dalam komposisi video, dan Bagaimana menjadi seorang kolektor dari Bekraf?4. 10 for 10 Dapat dikatakan ini adalah salah satu highlight paling ditunggu tahun ini. Sepuluh seniman akan membuat 10 instalasi dengan konsep museum show untuk perayaan 10 tahun Art Jakarta. Ke-10 seniman itu, yakni Kemal Ezedine, Yani Mariani, Agus Suwage, Syagini Ratnawulan, Bagus Pandega, Hahan, Chinati Juhansyah, Eddie Sutanto, Heri Dono dan Tere. 5. Metamorfosis Ay Tjoe ChristineMenampilkan rangkaian perkembangan karya dari awal karir sampai saat ini, termasuk karir internasionalnya. 6. Japan Art NowProgram ini menampilkan 10 seniman Jepang terkini, di antaranya Chiharu Nishizawa, Chihiro Nakahara, Hiroto Kitagawa, Hiroyuki Matsuura, Hittp Asai, Kazuki Takamatsu, Kozo Nishino, Moe Nakamura, dan Three. 7. AJ 100 Program ini merupakan rangkaian emerging galeri seni dengan beberapa karya yang dijual dengan harga di bawah Rp100 juta. Di antaranya diisi oleh Big & Small Phil, Gudang Gambar, Indoseni, World of arts, dan Gayathri. 8. Find Your Light Ini merupakan instalasai khusus dari Meliantha Muliawan dalam kerjasama dengan Lancome Art UnlimitedBekerjasama dengan Bekraf, program khusus Art Jakarta 2018 ini merupakan presentasi khusus untuk para seniman muda, yang digawangi oleh Enin Supriyanto, Asmudjo, Irawan dan Totot. 10. Art Gram Program ini menarik berkat adanya persona-persona Instagram dari berbagai bidang dengan tampilan posting bernuansa seni. Di antaranya ada Mikael Aldo fotografer, Diela Maharanie ilustrator, Lulu Lutfi Labibi desainer, Benny Jurdi traveler, dan Chef Chitra Chef. 11. Partnership Art Jakarta tahun ini juga bakal diisi oleh video Art dari TimeLab Jepang, presentasi khusus Biennale Yogya, Museum dan edukasi oleh MACAN, Museum Ciputra, SCAD, Erudio School of Art, dan beberapa instalasi dari galeri seni. 12. PerformanceDi luar program pameran, ada juga beberapa penampilan khusus di antaranya 'Mwatirika', karya Papermoon Puppet sebagai inspirasi membentuk 'Flying Balloon Puppet'. Show ini dan Pasar Purnama dibuat Sasikirana, dengan dukungan Djarum Bakti Budaya. Selain itu, ada juga Food Art oleh Chef Chitra. 13. Charity ProgramsArt Jakarta tahun ini mengusung program khusus berupa lelang amal Art Carpet untuk Yayasan Mitra Museum Jakarta, di antaranya lewat karya Wedhar Riyadi, Bambang Toko, Radi Arwinda, Hendra Hehe, Aditya Novali, Mujahidin, Indieguerillas, Darbotz, Robby Dwi Antono, dan Abenk Alter. 14. Peduli jantungBekerjasama degan Yayasan Jantung Indonesia, di sini juga bakal ada program kampanye YJI dalam meningkatkan kepedulian akan kesehatan jantung. Di dalamnya terdapat program talkshow, pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol, dan produk tableware dengan aplikasi karya lima seniman bekerjasama dengan Zen Fine Tableware, di antaranya ada karya Aqil Nurahman, Ronald Apriyan, Sony Irawan, Arman Tropik, dan Labidou Piko. 15. Art Merchandise/BarArt Jakarta 2018 merilis merchandise dengan seri terbatas dalam bentuk messenger bar, sarung bantal, tumbler, payung, kaos, bag strap dan boneka teddy bear dengan aplikasi karya seniman Wedhar Riyadi, Agan Harahap, Uji Hahan Handoko, dan Petek Sutrisno. 16. Creative Market Berada di Pacific Place dari 26 Juli -5 Agustus 2018, area ini khusus menyediakan berbagai produk kreatif dan bernilai seni untuk pasar lebih luas dan harga terjangkau dalam bentuk merchandise dan produk dekoratif. 17. Pop up RestaurantRestoran khusus dengan menghadirkan karya Chef Seumas Smith, dan desainer interior Kezia Karin dan Larc Studio, serta produksi Viro Interior. Selain itu, highlight khusus yang patut dilihat di Art Jakarta tahun ini, ada Solo Show Botero oleh Le Museo dari Spanyol, dan pameran dari galeri ternama seperti Gajah Gallery, ROH Project, Mizuma Gallery, RUCI Gallery dan Galeri AGSI. Total, Art Jakarta 2018 menghadirkan karya seni dari sekitar 300 seniman, dan 51 galeri dengan harga tiket masuk Rp50 ribu. Jika belum ada agenda, jangan lewatkan pameran yang dijadwalkan berlangsung 2-5 Agustus 2018 ini.
LombaLukis Kolektif Pelajar Tingkat Nasional 2018, Festival. 20 Feb 2019. Sepakbola Final Liga Indonesia Ii : Mastrans Bandung Raya Vs Psm Makassar, Peristiwa 07 Apr 2019. Konser Liam Gallagher (2018), Peristiwa. Ada apa di hari ini? 04 August 1973. Pekan Olahraga Nasional (pon) Viii Jakarta 1973, Peristiwa . Pekan Olahraga Nasional (PON
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kali ini, mari kita cermati dunia marketing atau pemasaran, khususnya pameran produk mebel dan tentang pameran mebel dan kerajinan, saya harus sedikit mengernyitkan dahi untuk sekedar mengingat 16 tahun yang lalu, dunia yang saya geluti dan saya mencoba untuk mencermati sejak tahun 2002 hingga sekarang. Sekedar merunut event pameran mebel dan kerajinan saat itu; ada pameran PPE Pameran Produk Ekspor di Kemayoran Jakarta, yang sekarang menjadi Pameran TEI Trade Expo Indonesia, Pameran Furnicraft Jakarta, Pameran INACRAFT Jakarta, Smesco Jakarta, PPED Pameran Produk Ekspor Daerah di Yogyakarta, IFFINA International Furniture & Craft Fair Indonesia di Jakarta, IFEX Jakarta, JIFFINA Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia, dan beberapa pameran lain yang men-design produk, hunting barang, bikin katalog, pricing, packing barang, loading barang, display barang, adalah kegiatan yang melekat dengan event pameran mebel dan kerajinan, dan telah menjadi habit. Memang mengikuti pameran bukanlah hal yang sederhana. Tak hanya memajang barang di booth, lalu menjualnya. Karena mengikuti pameran membutuhkan kejelian melihat peluang, teliti dalam pricing, cermat dalam memilih design, keren dalam men-display produk, dan tentu lihai dalam menjual dan bernegosiasi dengan pembeli buyer. Dari pameran-pameran inilah saya mencoba mencermati, lalu mengambil pelajaran, dan tentu kemudian berbagi dengan teman-teman. Foto Dalam waktu tak lama lagi, pada tanggal 25 s/d 29 Oktober 2018 yang akan datang, akan digelar sebuah pameran mebel dan kerajinan, SAExpo 2018, namanya. Pameran yang diselenggarakan oleh Forum Jiffina Jawa Bali ini akan dihelat di Gedung JEC Jogja Expo Center, gedung andalan Jogja untuk pameran yang berkelas internasional. Dengan slogan "stock sale", timing pelaksanaan, promosi dan daya tariknya, serta beberapa faktor lain, sepertinya menarik untuk kita cermati lebih dalam. Di sini saya mengajak teman-teman untuk ngobrolin pameran SAExpo ini. Lebih tepatnya dari perspektif pelaku pameran, bisa sebagai peserta maupun penyelenggara, karena saya bukan seorang ekonom yang lihai berteori, atau pakar marketing yang selalu bersemangat dalam orasinya. Yang saya punya hanya 'kalkulator untuk menghitung penjualan beras', ibaratnya begitu. Hehe... Meski begitu, sebagai orang yang suka belajar apa saja, saya tetap mencoba memperkaya referensi, dari manapun. Dengan harapan, semoga dapat memberi manfaat untuk kita 'petarung' bisnis mebel dan kerajinan, apalagi mempunyai orientasi ekspor, strategi dalam pameran tak bisa diabaikan. Karena dalam pameran perlu perencanaan yang matang. Maka mencermati sebuah pameran, lalu mempersiapkan secara baik untuk mengikutinya, tentu menjadi keharusan. Untuk itulah, judul di atas saya sebut "Mengapa harus ikut pameran SAExpo 2018?". Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah "Ada apa dengan Pameran SAExpo 2018?, Mengapa kita harus ikut pameran ini? Mari kita cermati Pameran SAExpo ini dari berbagai hal1. Harga Booth StandPertama kali yang menjadi bahan kalkulasi dalam setiap tawaran pameran biasanya adalah harga booth stand. Booth dalam Pameran SAExpo 2018 dibanderol Rp. selama 5 hari, tanpa partisi open space. Jika menggunakan booth minimal 3m x 3m, hanya berharga total 1 boothRp. selama 5 hari. Sedangkan Pameran Jiffina 2018 saja kemarin harga booth-nya sampai Rp. Berarti 1 booth ukuran 3m x 3m dengan harga Rp. Dibandingkan dengan pameran di Jogja saja lebih murah, apalagi dengan harga stand pameran di Jakarta. Ya, kan? 2. Tanggal PelaksanaanPameran SAExpo 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 25-29 Oktober 2018. Berselisih hari dengan pelaksanaan pameran Trade Expo Indonesia TEI yang diselenggarakan pada tanggal 24-28 Oktober 2018 di Jakarta. Ini cukup strategis. Mengapa? Karena dengan pelaksanaan berselisih hari dengan pameran TEI yang telah menyedot ribuan pengunjung, Pameran SAExpo, meskipun diselenggarakan di Jogja akan bisa menggaet limpahan pengunjung dari Pameran TEI ini, terutama buyer asing. Oleh karena itu dibutuhkan promosi Pameran SAExpo ini secara khusus di Pameran TEI. Agar para pengunjung di Pameran TEI juga akan mengunjungi Pameran SAExpo di diragukan lagi bahwa Pameran TEI Trade Expo Indonesia sebagai pameran terbesar di Indonesia, karena telah terselenggara untuk yang ke-33. Di samping itu, pameran ini didukung penuh oleh Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI, BPEN Badan Pengembangan Ekspor Nasional, dan beberapa kementerian lain. Sehingga promosi pameran ini pun dilakukan secara besar-besaran pula. Hampir di seluruh negara yang ada ITPC-nya International Trade Promotion Center mempromosikan Pameran TEI Daya Tarik dan Promosi PameranBerbeda dengan Pameran JIFFINA, Pameran SAExpo 2018 lebih berorientasi pada segmentasi pasar lokal, meskipun tetap berharap adanya pengunjung atau buyer asing dari limpahan pengunjung pameran TEI Trade Expo Indonesia Jakarta. Maka strategi pemasarannya pun sedikit berbeda. Pameran SAExpo menekankan pada promosi lokal dalam negeri, seperti media outdoor, media cetak, media online termasuk media sosial. Di samping itu untuk menambah daya tarik pengunjung, Pameran ini menggunakan Slogan "Stock Sale". Dengan slogan "Stock Sale", Pameran SAExpo saya kira menjadi magnet yang cukup dahsyat untuk konsumen kita. Karena "stock sale" menggambarkan produk yang murah, sisa stock produk ekspor yang notabene berkualitas baik. Dan memang dalam Pameran SAEXpo akan menampilkan booth khusus dengan harga "stock sale" atau Venue Lokasi PameranLokasi Pameran SAExpo ada di Jogja Expo Center JEC, tempat kebanggaan warga Jogja untuk menghelat acara MICE Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition. Di samping tempatnya luas, tempat parkir juga luas. Seperti kita ketahui, bahwa tempat parkir pun akan menjadi pertimbangan para calon pengunjung event. Apalagi sekarang Jogja sering mengalami kemacetan di dalam kota. Mengunjungi pameran di tengah kota dengan kondisi macet dan lahan parkir sempit merupakan kendala tersendiri bagi calon pengunjung. Kadang calon pengunjung mengurungkan niatnya untuk mengunjungi pameran, hanya gara-gara masalah parkir sempit. Maka menggelar pameran di pinggiran kota yang tersedia area parkir yang memadai menjadi alternatif yang sangat baik. 5. PenyelenggaraPameran SAExpo 2018 diselenggarakan oleh Forum Jiffina Jawa-Bali yang telah sukses menggelar pameran JIFFINA sampai dengan yang ke-3 2016-2018. Work team-nya pun telah puluhan tahun melakukan aktifitas pameran. Sehingga tak pantas untuk diragukan dalam hal penyelenggaraan pameran. Terlepas dari 5 alasan di atas, seperti yang sering saya gambarkan, bahwa seorang entrepreneur itu seperti seorang pendekar. Para pendekar ulung tidak akan memukul lawan, jika tidak ada sasaran dan timing/moment yang tepat. Jika ada target dan timing yang tepat di depan mata, barulah seorang pendekar akan memukul dengan kekuatan tenaga yang maha dahsyat. Tapi jika tak ada sasaran dan moment yang tepat, pukulan hanya menyebabkan sakit di badan. Nah, Pameran SAExpo 2018 inilah sasaran yang tepat. Maka 'pukul'lah dengan kekuatan yang paling dahsyat yang kita miliki. Persiapkan materi pameran dengan baik mulai sekarang, mumpung masih ada waktu, dan kita akan 'pukul' target kita besok Oktober 2018 di Pameran SAExpo. Tentu jangan lupa berdo'a... ***Salam kreatif!Referensi1. 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya